Cerita Seru: Cinta Yang Hidup Di Dalam Bayangan
Langit Malam dunia manusia adalah kain beludru bertabur permata, namun bagi Ling, itu hanyalah tirai pembatas. Di balik tirai itu, bersemayam dunia roh yang berdenyut dengan energi purba, tempat bayangan berbisik dan LENTERA mengambang di permukaan danau seperti kunang-kunang abadi.
Ling, seorang sarjana muda dengan hati yang dipenuhi kerinduan, merasa ada sesuatu yang hilang dalam hidupnya. Mimpi-mimpinya dipenuhi dengan wajah yang tak dikenal, dan gema nama yang terasa familier namun tak terjangkau. Hidupnya berubah total ketika ia menemukan sebuah buku usang di loteng rumahnya, buku yang berbicara tentang dunia roh, tentang perjanjian terlarang, dan tentang BULAN yang mengingat setiap nama yang pernah diucapkan di bawah cahayanya.
Tanpa sadar, Ling menarik benang takdir. Malam itu, ia mengikuti cahaya lentera yang membawanya ke tepi jurang antara dua dunia. Sentuhan pertama dengan dunia roh adalah sentuhan dingin yang membangkitkan ingatan. Ia ingat kematiannya di dunia lama, sebuah tragedi yang kini terasa seperti permulaan dari sesuatu yang jauh lebih besar.
Di dunia roh, Ling bertemu dengan Bai Yue, seorang roh penjaga dengan mata sekelam obsidian dan rambut seputih salju. Bai Yue mengaku telah menunggunya selama bertahun-tahun. Ia menjelaskan bahwa kematian Ling bukanlah akhir, melainkan pintu gerbang menuju takdir baru. Bai Yue, dengan suaranya yang mengalun seperti melodi kuno, membimbing Ling melewati hutan bayangan, melewati sungai air mata, dan menuju ke jantung dunia roh.
Namun, di balik keindahan dunia roh, tersembunyi kegelapan yang mengintai. Bayangan-bayangan mulai berbisik tentang KUTUK lama, tentang pengorbanan yang dibutuhkan untuk menjaga keseimbangan antara dua dunia. Ling menemukan bahwa Bai Yue bukanlah sekadar roh penjaga, melainkan bagian dari ramalan yang rumit.
Semakin dalam Ling menyelami misteri, semakin ia merasa ada yang SALAH. Siapa sebenarnya Bai Yue? Apakah cintanya tulus, ataukah ia hanyalah pion dalam permainan yang jauh lebih besar? Dan mengapa kematian Ling terasa seperti orchestrated, seperti bagian dari rencana yang sudah lama direncanakan?
Malam-malam di dunia roh terasa seperti mimpi yang terus berlanjut. Ling belajar mengendalikan energi roh, bertarung dengan iblis bayangan, dan merasakan detak jantung dunia yang tersembunyi di balik tirai realitas. Ia menemukan bahwa ia memiliki kekuatan untuk mengubah takdir, kekuatan untuk membebaskan dirinya dari belenggu ramalan.
Di puncak kekacauan, Ling dihadapkan pada pilihan yang MENGUJI jiwanya. Ia harus memilih antara menyelamatkan dunia roh atau menyelamatkan cintanya pada Bai Yue. Ia menemukan bahwa orang yang dicintainya, selama ini, adalah dalang yang mengendalikan takdirnya. Bai Yue telah memanipulasi takdir Ling sejak awal, menggunakan kematiannya sebagai kunci untuk membuka kekuatan tersembunyi di dalam jiwanya.
Di saat terakhir, Ling membuat keputusan yang mengguncang kedua dunia. Ia memilih KEBENARAN, memilih untuk melepaskan cinta yang membutakannya dan membebaskan dirinya dari cengkeraman takdir yang dipaksakan.
Di akhir cerita, lentera-lentera air memudar, bayangan berhenti berbicara, dan bulan berhenti mengingat nama. Namun, satu pertanyaan tetap menggantung di udara, seperti mantra yang belum selesai diucapkan:
Akankah ingatan akan cinta yang terlarang tumbuh menjadi tunas dendam, atau akankah ia layu dan mati bersama matahari terbit?
You Might Also Like: Arti Mimpi Memelihara Penyu Hijau Makna